Explore Merapi Part 3: Kisah Nyata Mbah Maridjan, Sang Juru Kunci Merapi

    
    
Explore Merapi Part 3: Kisah Nyata Mbah Maridjan, Sang Juru Kunci Merapi
Penulis | 14 Aug 2025, 05:53 | 0

Gunung Merapi tak hanya terkenal karena kemegahan dan letusannya, tetapi juga karena sosok yang setia menjaga adat dan tradisinya: Mbah Maridjan. Nama beliau melegenda, tak hanya di lereng Merapi, tetapi juga di seluruh Indonesia.

Penjaga Tradisi Turun-Temurun

Mbah Maridjan lahir di Dukuh Kinahrejo, Desa Umbulharjo, Sleman, Yogyakarta. Beliau diangkat sebagai Juru Kunci Merapi pada tahun 1982 oleh Sri Sultan Hamengkubuwono IX. Tugasnya bukan sekadar mengawasi aktivitas gunung, tetapi juga menjaga hubungan spiritual antara masyarakat dan Merapi melalui tradisi dan doa.

Sebagai juru kunci, Mbah Maridjan memimpin ritual Labuhan Merapi setiap tahun — sebuah upacara persembahan kepada sang penguasa gunung, Kyai Sapu Jagat, sebagai wujud syukur dan permohonan keselamatan. Dalam setiap langkahnya, ia mencerminkan harmoni antara manusia, alam, dan budaya.

Kesetiaan yang Tak Tergoyahkan

Pada erupsi besar 2010, pemerintah mengimbau seluruh warga untuk mengungsi. Namun, Mbah Maridjan memilih bertahan di rumahnya. Baginya, meninggalkan Merapi sama saja meninggalkan amanah yang diembannya.

Keputusan itu menjadi akhir hidupnya. Beliau ditemukan wafat dalam posisi sujud, seolah sedang berdoa, di tengah abu panas yang melanda desanya.

Kisah ini meninggalkan pelajaran berharga: kesetiaan pada tugas dan keyakinan, meski harus menukar nyawa.

Warisan yang Tetap Hidup

Kini, rumah Mbah Maridjan yang tersisa di Kinahrejo dijadikan tempat singgah wisatawan. Di sana tersimpan foto, peralatan, dan kenangan yang menggambarkan kehidupannya. Putranya, Asih Ginting, meneruskan sebagian tradisi, termasuk ritual tahunan Labuhan Merapi.

Bagi warga lereng Merapi, sosok Mbah Maridjan bukan sekadar penjaga gunung — ia adalah simbol kebijaksanaan, keberanian, dan penghormatan pada alam.

Tips Berkunjung

Singgahlah ke bekas rumah Mbah Maridjan saat tur Jeep Merapi.

Dengarkan cerita warga sekitar untuk merasakan nuansa asli kehidupan di lereng Merapi.

Hargai adat dan tradisi yang masih dijalankan hingga kini.

Explore Merapi Part 3 mengajak kita menyelami bukan hanya panorama alam, tetapi juga kisah manusia yang menyatu dengan tanah kelahirannya. Di Merapi, alam dan budaya berpadu, meninggalkan jejak yang abadi.

Ingin telusuri lebih? Klik disini