Kampung Kayu Pulo merupakan salah satu kampung adat tertua di Papua yang terletak di tengah Danau Sentani, Jayapura. Kampung ini dikenal sebagai kawasan hunian tradisional masyarakat Sentani yang masih mempertahankan bentuk rumah adat kayu di atas air, mencerminkan kearifan lokal dan hubungan harmonis antara manusia, alam, dan budaya.
Rumah-rumah adat di Kampung Kayu Pulo dibangun menggunakan bahan alami seperti kayu, rotan, dan daun sagu, dengan konstruksi panggung yang kokoh berdiri di atas perairan danau. Tata ruang kampung, pola permukiman, serta ornamen tradisional pada rumah-rumah adat menyimpan nilai filosofi yang diwariskan secara turun-temurun oleh leluhur masyarakat Sentani.
Kehidupan masyarakat Kampung Kayu Pulo sangat erat dengan Danau Sentani. Aktivitas sehari-hari seperti menangkap ikan, menganyam, membuat perahu, hingga kegiatan adat dan ritual budaya menjadi bagian dari keseharian yang masih terjaga hingga kini. Kampung ini juga kerap menjadi lokasi pelaksanaan upacara adat, pertunjukan seni tradisional, serta bagian penting dari rangkaian Festival Danau Sentani.
Bagi wisatawan, Kampung Kayu Pulo menawarkan pengalaman wisata budaya yang autentik—menyusuri danau dengan perahu, berinteraksi langsung dengan warga lokal, serta menyaksikan secara dekat arsitektur rumah adat Papua yang sarat makna. Kampung ini bukan sekadar destinasi wisata, melainkan ruang hidup budaya yang terus bertahan di tengah arus modernisasi.